AGI : Perlunya Sinergitas dan Komitmen Semua Stakeholders

IMG_6586

SI,Yogyakarta-Bertempat di Hotel Royal Ambarukmo, Yogyakarta, 10 September 2015 Asosiasi Gula Indonesia (AGI) bersama Ikatan Ahli Gula Indonesia (IKAGI) menyelenggarakan seminar nasional yang bertajuk “Masih Ada Asa Bagi Industri Gula di Jawa”.  Dalam seminar tersebut selain dihadiri oleh pelaku industri gula tebu, namun juga menghadirkan dari pihak pemerintah yaitu Kementerian BUMN yang diwakili oleh Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi, Muhammad Zamkhani. Tak hanya itu, seminar tersebut juga menghadirkan para pakar di bidang pergulaan dan perwakilan petani tebu sebagai ujung tombak indsutri gula tebu nasional.

Seminar tersebut dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh Direktur Asosiasi Gula Indonesia (AGI), Tito Pranolo. Dalam sambutannya, dirinya menyebutkan ada beberapa permasalahan yang saat ini harus dipahami dan mengapa seminar ini diselenggarakan. Pertama, semakin ketatnya persaingan indsutri gula khususnya di Jawa terhadap lingkungan global. Kedua, bersama-sama mencari jalan dengan mensinergikan kepentingan semua pihak sebagai harapan dan keyakinan bahwa masih ada masa depan yang cerah bagi industri gula di Jawa.

“Sehingga diharapkan dalam seminar ini akan menghasilkan wayout atau jalan keluar untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada di industri gula di Jawa dengan bersama-sama kita memahami tentang permasalahan pokoknya”, ungkap Tito Pranolo.

Untuk itu, dirinya juga berharap dengan adanya seminar tersebut akan terwujud sebuah daya saing yang didukung oleh semua komponen stakeholders dengan bersinergi dan berkomitmen untuk mendukung penerapan teknologi yang tepat.

“Diharapkan stakeholders mampu melakukan langkah-langkah revolusioner, walaupun mungkin pada awalnya akan menimbulkan goncangan sementara”, pungkas Tito.

(Upe)