MENDAG: Tren Pasar Gula Ke Depan Gula Rafinasi

gbel

SI,Jakarta- Peliknya permasalahan gula di Indonesia utamanya masalah gula rafinasi yang hampir setiap tahun merembes ke pasar konsumsi membuat Menteri Perdagangan, Rahmat Gobel, justru melihat ada sisi lain, dimana kebutuhan akan gula konsumsi sudah bergeser. “Tren pasar gula ke depan pakainya gula rafinasi. Sementara produksi gula kita masih (berwarna) kekuningan,” ujar Rahmat di Jakarta (23/12/2014).

Bukan tanpa alasan Ia berujar demikian, menurutnya harga gula lokal terus menanjak berbanding terbalik dengan harga raw sugar yang masuk ke dalam negeri. Rahmat juga tak menampik rembesan gula terjadi di beberapa daerah. “Raw sugar yang impor itu untuk industri mamin. Memang ada kebocoran (gula rafinasi) tetapi dari Menperin dan Sucofindo sudah atasi,” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian, Saleh Husin, mengungkapkan Indonesia seharusnya dapat memproduksi raw sugar agar ke depan tak perlu lagi mengimpor. Namun ini terkendala skala ekonomis lahan yang memerlukan luasan hingga 10 ribu hektar. “Saya sudah sampaikan itu ke Menteri Agraria dan Tata Ruang,” kata Saleh.

(Cici Wardini)