Pemerintah Angkat Tangan

GKP

SI, Jakarta-Tito Pranolo, Direktur Eksekutif, Asosiasi Gula Indonesia (AGI) mengatakan pemerintah terkesan angkat tangan dengan perkembangan gula di Indonesia, karena menyerahkan permodalan dan perluasan area kepada pengusaha. Padahal seharusnya pemerintah seharusnya memberikan intensif-intensif, jika menginginkan stabilitasi harga gula. Karena stabilitas harga tidak bisa diserahkan kepada pedagang.

Dia mengusulkan di tahun 2014, pemerintah sebaiknya melibatkan Bulog dalam rangka kebijakan stabilitasi harga gula. Dimana itu bisa dilakukan pemerintah dengan menugaskan Bulog melakukan pengadaan stok penyangga (buffer stock).

Stok penyangga tersebut sebaliknya diperoleh dari pembelian gula petani, atau kerjasama dengan Pabrik Gula (PG) GKP atau impor Gula Kristal Putih bila diperlukan. Diharapkan juga kehadiran Bulog sebagai salah satu pelaku di pasar gula, akan membuat pasar lebih menjadi kompetitif.  “Konsekuensinya buffer stok harus ada,” ujar Tito Pranolo.

(Ilfan)