Pemerintah Telat Keluarkan HPP, Tahun Depan Petani Tidak Akan Menanam Tebu

petani-tebu-gula2

SI-Jakarta, Bulan Mei sudah dipenghujung mata, tetapi Harga Patokan Petani (HPP) gula belum juga muncul. Padahal munculnya HPP harusnya menjadi bentuk keseriusan Pemerintah terhadap kelanjutan industri gula di Indonesia. Direktur Eksekutif Asosiasi Gula Indonesia (AGI), Tito Pranolo mengatakan, kenaikan HPP akan memberikan kemudahan petani dalam mempertimbangkan resiko dalam menanam gula, dimana seharusnya HPP telah keluar semenjak di awal tanam tebu. “fungsi HPP kan signal’,” ujar Tito.

Untuk diingat, Petani tebu tahun ini mengalami kenaikan cost dalam ongkos produksi. Kenaikan yang paling tajam terjadi di persoalan lahan. Yang mana, penyewaan lahan untuk menaman tebu naik mencapai 10%, sehingga tahun ini sewa lahan tebu telah mencapai 15-25 juta perhektar dalam satu musim. “Artinya dia (Pemerintah) enggak menganggap sebagai signal (kepada petani). Tahun depan petani mungkin enggak bakal nanam,”. ujar Tito.

(Ilfan Akbar)