Wamentan : Gula Rafinasi Tetap Penting

impor gula

SI,Jakarta –  Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan  menyatakan pemerintah masih membutuhkan gula rafinasi untuk industri. Sebab menurut Rusman  kebutuhan gula rafinasi untuk mensupplay industri. Namun tidak boleh bocor ke pasar  konsumsi.

“Gula rafinasi itu tetap dibutuhkan untuk industri karena produksi kita belum memadai untuk memasok ke industri. Saya pikir sinergi dengan kementerian perindustrian dan kementerian perdagangan sangat penting,” jelas Rusman  pada jumpa pers akhir tahun 2013 “Refleksi 2013 dan Prospek Pertaian 2014” di kantornya, Senin (30/12/2013).

Selain itu, Rusman menjelaskan produksi gula kristal putih pada 2013 sebesar 3,1 juta ton. Padahal kebutuhan gula konsumsi hanya 2,7 juta ton. “Ini ada surplus gula konsumsi sekitar 400 ribu ton,” paparnya.

Sementara itu, produksi gula hanya mencukupi kebutuhan konsumsi belum sampai untuk gula industri sebabnya menurut Menteri Pertanian Suswono karena revitalisasi pabrik gula belum berjalan maksimal.

“Revitalisasi pabrik gula belum berjalan baik, tidak menyeluruh. Pabrik gula yang diharapkan  20-25 terwujud ternyata hanya ada satu pabrik gula pada 2014,” katanya.

(Yanto)